23 August 2015

Rindu Untuk Menulis Kembali...

Sudah lama tidak menulis. Semenjak waktu serasa tidak terasa, berlalu begitu saja dengan cepatnya.
Lebih banyak menghabiskan waktu untuk menghabiskan waktu dengan orang terdekat atau sekedar istirahat atau sekedar mengerjakan pekerjaan rumah.
Saya sangat rindu untuk bisa kembali menulis rutin tentang apapun itu.
Artikel, cerita atau apapun yang ada di dalam otak ini untuk dituangkan. Saya merasa ingin merangkum semuanya di dalam kata-kata.
Tetapi mengapa saya menghilang begitu lama?

Tidak ada waktu



Alasan yang mungkin sepele dan memang seperti alasan kacangan. Lebih tepatnya saya malas dan memang keadaan tidak memadai.
Tetapi memang kegiatan semenjak saya bekerja membuat saja seperti menjalani hidup tanpa kehidupan.
Pergi dari rumah pagi, terkadang tidak melihat orang tua saya. Di kantor mengerjakan pekerjaan yang saya anggap sebagai rutinitas.
Bukan kesenangan dan kepuasan kerja yang saya dapat. Hanya sebagai pengisi waktu dan mengisi pundi-pundi keuangan saja.
Untungnya ada beberapa teman yang selalu menjadi salah satu alasan kuat. Untuk saling mengisi dan melengkapi.
Terkadang kekonyolan saya menjadi penghibur bagi mereka. Walaupun tidak luput keegoisan saya menjadi sumber masalah pula.
Pulang bekerja sudah malam. Lalu menunggu transportasi untuk pulang sudah menghabiskan waktu.
Terlalu banyak waktu yang terbuang di perjalanan, baik itu pergi di pagi hari ataupun  pulang di malam hari.
Sesampainya di rumah orang tua pun sudah tidur. Tidak ada percakapan apapun. Saya hanya bisa berberes dan segera tidur.
Terkadang makan terkadang juga terlalu lelah untuk makan. Waktu istirahat terlalu minim rasanya.
Badan ini selalu menolak untuk bangun di keesokan hari demi kembali bekerja.
Tetapi apa daya? Inilah kehidupan.
Rutinitas yang membosankan setiap hari Senin sampai dengan Jumat. Ketika Jumat sore tiba, semuanya sangat bersemangat.
Berbahagia karena adanya “Weekend”. Hari Sabtu menghabiskan waktu bersama orang tercinta atau sekedar pergi keluar dengan teman lama.
Hari minggu adalah hari untuk mencuci baju dan melakukan aktivitas lain.
Entah memaksa badan untuk tetap pergi dan mencari kepuasan diluar sana atau bermalas-malasan di rumah.
Waktu ini terlalu sedikit. :(

Sepertinya aku perlu untuk mengubah semuanya. Mengubah kehidupanku untuk menjadi lebih baik lagi.

Keputusan yang harusnya aku ambil sejak awal. Memang orang-orang terdekat selalu menjadi pendorong yang baik untuk kita.
Menuju ke arah yang lebih baik lagi, ketika kita tidak menyadari semua hal itu.
Semoga aku bisa kembali menulis lagi dan juga memiliki banyak waktu yang berkualitas nantinya. :) Miss you all in the next blog post. I hope. Amen.

4 comments:

  1. semuanya kalau disyukuri dan dinikmati akan terasa enak dan bukan karena keterpaksaan..

    ReplyDelete
  2. Menulis, lebih tepatnya mencurahkan ide, perasaan ke media yang bisa dimengerti orang lain. Tidak harus tunggu ada waktu luang di rumah. Bisa dimulai dengan merekam saat ide atau perasaan itu muncul. Saat waktu luang, buka rekaman untuk ditulis.
    Sekedar berbagi. Teruslah menulis

    ReplyDelete
  3. Menulis, lebih tepatnya mencurahkan ide, perasaan ke media yang bisa dimengerti orang lain. Tidak harus tunggu ada waktu luang di rumah. Bisa dimulai dengan merekam saat ide atau perasaan itu muncul. Saat waktu luang, buka rekaman untuk ditulis.
    Sekedar berbagi. Teruslah menulis

    ReplyDelete
  4. Mungkin Minggu malam
    Atau malam Minggu
    Bisa nulis
    Tak usah pusing
    Soal paragraf segala
    Cukuplah jika
    Puisi asal saja
    Biar hemat waktu
    Yang kalau perlu
    Untuk sendiri dulu :)

    ReplyDelete

Terima Kasih Telah Berkunjung ke Blog Saya ^^,

Dilarang meninggalkan Link Atif atau Hidup ya.